Press ESC to close

Mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS Kenalkan Augmented Reality (AR) dan Blooket Kuis Interaktif untuk Guru SDN 1 Ngadirojo Lor

Edukreatif.id, Ngadirojo (28/01/2026) –  Upaya meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran terus dilakukan oleh mahasiswa KKN-DIK FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kali ini, mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS menggelar kegiatan pengenalan dan pelatihan media pembelajaran berbasis teknologi informasi di SD Negeri 1 Ngadirojo Lor, Wonogiri. Pelatihan ini menyasar kepada para guru dengan fokus pada penggunaan Augmented Reality (AR) melalui website Assembler serta pemanfaatan Blooket sebagai media kuis interaktif.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi pembelajaran di sekolah yang masih didominasi dengan metode konvensional. Sebagian besar guru belum terbiasa menggunakan media berbasis teknologi, khususnya teknologi visual seperti AR, sehingga pembelajaran cenderung berlangsung satu arah dan monoton. Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS berupaya memberikan alternatif media pembelajaran yang lebih menarik, kontekstual dan sesuai dengan karakter siswa sekolah dasar

.

Materi pelatihan disampaikan oleh Shandy Yusril Fadlullah, mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika FKIP UMS, bersama tim KKN-DIK prodi PDSD. Sesi pertama diawali dengan pengenalan konsep Augmented Reality (AR) dalam dunia pendidikan, mulai dari pengertian Augmented Reality (AR), contoh penerapannya di kelas, hingga manfaat Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan daya tarik dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran. Para guru juga diperlihatkan contoh media pembelajaran Augmented Reality (AR) yang dapat menampilkan objek tiga dimensi, teks, gambar, dan animasi secara interaktif.

Setelah pemaparan konsep, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung  menggunakan Assemblr EDU. Guru-guru dipandu langkah demi langkah dari membuat akun, memilih template pembelajaran, menambahkan objek 3D, hingga menghasilkan QR Code yang dapat dipindai menggunakan ponsel. Dalam sesi ini, suasana pelatihan berlangsung aktif. Secara garis besar guru terlihat antusias mencoba memindai hasil AR dan saling berdiskusi mengenai kemungkinan penerapannya di dalam kelas.

Pada sesi berikutnya, para guru diperkenalkan dengan Blooket sebagai media evaluasi pembelajaran berbasis permainan. Materi ini membahas bagaimana cara membuat soal kuis, memilih mode permainan, serta memanfaatkan fitur kompetisi agar siswa lebih aktif dan termotivasi. Guru-guru juga diajak mencoba langsung bermain kuis Blooket sehingga dapat merasakan pengalaman belajar dari sudut pandang siswa.

Kepala sekolah SDN 1 Ngadirojo Lor, Ibu Sri Wahyuni S.Pd. menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang telah diberikan. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para guru. “Ilmu yang diberikan sangat berkesan bagi kami. Guru-guru di sini sebelumnya belum tahu apa itu Augmented Reality dan bagaimana cara membuat media pembelajaran seperti ini. Pelatihan ini membuka wawasan kami untuk mencoba hal baru,” tuturnya.

Antusiasme para guru terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru tidak hanya mengikuti materi, tetapi juga aktif mencoba, bertanya, dan berdiskusi. Semangat ini sejalan dengan pesan yang disampaikan dalam pelatihan bahwa guru hebat tidak selalu  harus sempurna, tetapi mau mencoba dan terus belajar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-DIK FKIP UMS berharap guru-guru di SDN 1 Ngadirojo Lor dapat mulai memanfaatkan teknologi sebagai pendukung pembelajaran. Pelatihan ini menjadi langkah awal menuju proses belajar yang lebih inovatif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam dunia pendidikan.

Penulis: Shandy Yusril Fadlullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *