Press ESC to close

Kelas Kreatif PTI UMS Bekali Mahasiswa Keterampilan IoT Melalui Workshop Sensor Pintar

Edukreatif.id, SUKOHARJO — Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Kelas Kreatif 3 yang kali ini mengusung tema “IoT Starter Program: Bangun Sistem Sensor Pintar Pertamamu”. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran alternatif bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan praktis di bidang Internet of Things (IoT).

Workshop ini menghadirkan Vio Arvendha, mahasiswa PTI angkatan 2021, sebagai pemateri. Tidak hanya aktif secara akademik, Vio Arvendha juga memiliki pengalaman panjang di bidang teknologi dan robotika. Ia merupakan mantan anggota tim robotik UMS, Adisha UMS, yang dikenal sebagai tim pengembang robot untuk ajang Kontes Robot Seni Tari Indonesia. Bersama timnya, Vio turut berkontribusi mengembangkan robot seni tari dan berhasil membawa Adisha UMS menjadi finalis Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat nasional tahun 2024.

Dengan latar belakang tersebut, materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diperkaya dengan pengalaman praktis dan studi kasus nyata. Workshop diawali dengan pengenalan konsep dasar Internet of Things, mulai dari definisi IoT, peran sensor dan mikrokontroler, hingga bagaimana perangkat fisik dapat saling terhubung melalui jaringan internet untuk mengirim dan menerima data secara otomatis.

Memasuki sesi praktik, peserta diajak untuk langsung merakit sistem sensor pintar. Mahasiswa mempelajari cara membaca diagram rangkaian, mengenali fungsi setiap komponen, serta menyusun koneksi antarperangkat dengan benar. Proses ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai alur kerja sistem IoT, mulai dari pengambilan data oleh sensor, pemrosesan oleh mikrokontroler, hingga penyajian data secara real-time.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat jelas saat setiap kelompok mulai menyusun kabel, menguji rangkaian, dan memastikan sistem berjalan sesuai fungsi. Diskusi aktif terjadi ketika mahasiswa menemukan kendala teknis, yang kemudian dibahas dan diselesaikan bersama dengan bimbingan pemateri. Pendekatan ini mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, teliti, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi permasalahan teknis.

Melalui metode learning by doing, mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis IoT, tetapi juga pengalaman kolaboratif yang memperkuat kemampuan problem solving. Kegiatan ini sekaligus membuka wawasan mahasiswa bahwa penguasaan teknologi membutuhkan proses eksplorasi, eksperimen, dan evaluasi berkelanjutan.

Kelas Kreatif 3 PTI UMS diharapkan mampu menjadi sarana pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang teknologi terapan, khususnya Internet of Things. Lebih dari sekadar pelatihan, workshop ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan mahasiswa PTI UMS sebagai calon pendidik dan inovator teknologi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *