
Edukreatif.id, Bali (19/04/2026) – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Bali tahun ini menghadirkan warna berbeda. Program pengabdian kepada masyarakat tersebut tidak hanya melibatkan mahasiswa dan masyarakat Muslim, tetapi juga diikuti oleh peserta dari kalangan non-Muslim. Keterlibatan lintas agama ini mencerminkan semangat inklusivitas serta memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat.
KKN berbasis komunitas ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, sekaligus belajar hidup berdampingan dalam keberagaman. Kehadiran peserta non-Muslim disambut positif oleh seluruh pihak, baik mahasiswa maupun masyarakat setempat, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan penuh kebersamaan.
Ketua mahasiswa KKN ITBM Bali menyampaikan bahwa partisipasi lintas agama merupakan wujud komitmen institusi dalam menanamkan nilai kebhinekaan. Ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang latar belakang agama. “Kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi dalam keberagaman bukan hanya mungkin, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam membangun masyarakat,” ujarnya.
Beragam kegiatan dilaksanakan dalam program KKN ini, mulai dari seminar hingga pelatihan yang menyasar berbagai kalangan. Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi adalah seminar peluang bisnis bagi generasi Z. Seminar tersebut menghadirkan Ahmad Adi Rahman, mahasiswa kewirausahaan sekaligus pemilik Comed Brewery, serta Amy Sudarmi, mahasiswa kewirausahaan dan pemilik Warung Japan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari siswa SMP hingga mahasiswa.
Salah satu peserta non-Muslim, I Gusti Bayu Arya Saputra, mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan. “Saya merasa sangat nyaman. Tidak ada perbedaan perlakuan, justru kami saling mendukung dan belajar satu sama lain,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, ITBM Bali tidak hanya menjalankan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga menanamkan nilai toleransi, gotong royong, dan profesionalisme kepada mahasiswa. Keterlibatan peserta lintas agama diharapkan dapat menjadi contoh nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk berkarya bersama demi kemajuan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian dan kebersamaan, KKN ITBM Bali membuktikan bahwa harmoni dalam keberagaman dapat terwujud melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Leave a Reply