Press ESC to close

KKN UMS Gelar Pelatihan Ecoprint di SD Muhammadiyah Perumnas Makasar 

Edukreatif.id, Surakarta – Mahasiswa KKN-Dik FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta melaksanakan program kerja pembuatan ecoprint pada tanggal 23 Februari 2024 di SD Muhammadiyah Perumnas, Makassar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN-Dik luar Jawa yang bertujuan untuk menghadirkan pembelajaran kreatif berbasis lingkungan bagi siswa sekolah dasar. 

Program ini dirancang sebagai upaya mengintegrasikan unsur seni, pendidikan, dan kepedulian lingkungan dalam satu kegiatan yang menarik dan edukatif. Sejak awal kegiatan, siswa-siswi terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan yang diberikan oleh mahasiswa.

Kegiatan ini melibatkan siswa sebagai peserta utama yang secara langsung mempraktikkan teknik ecoprint. Ecoprint sendiri merupakan teknik menghias kain menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, dan bagian tumbuhan lainnya sebagai motif. 

Dalam pelaksanaannya, dua mahasiswa KKN-Dik, Dira Amanda Maharani dan Aida Adna Noer Kusuma berperan sebagai fasilitator yang memberikan penjelasan mengenai konsep, alat dan bahan, serta langkah-langkah pembuatan ecoprint. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah agar siswa dapat belajar secara kontekstual dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar mereka.

Gambar 1. Proses pembuatan Ecoprint

“Secara teknis, proses pembuatan ecoprint dimulai dengan pengenalan jenis daun dan bunga yang dapat digunakan. Selanjutnya, bahan-bahan tersebut disusun di atas kain putih sesuai dengan kreativitas masing-masing anak. Setelah itu, motif daun dicetak dengan cara memalu menggunakan palu kayu hingga bentuk dan warna daun berpindah ke permukaan kain,” papar Dira.

Tahap berikutnya adalah proses penjemuran, yang bertujuan agar ekstrak daun lebih tahan lama menempel pada kain sebagai pewarna alami. Setiap hasil ecoprint memiliki keunikan tersendiri, karena bentuk, tekstur, dan kandungan alami setiap daun menghasilkan pola yang berbeda. Keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa dalam mengeksplorasi kreativitas mereka.

Salah satu guru SD Muhammadiyah Perumnas, Subaedah mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan Ecoprint ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami karena mereka belajar berkreasi sekaligus mengenal alam dengan cara yang menyenangkan dan langsung,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan, “Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut karena terbukti mampu membangkitkan semangat belajar siswa sekaligus menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap lingkungan sekitar.”

Dari sisi pendidikan, kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan dalam mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan kemampuan motorik halus siswa. Selain itu, proses menyusun motif juga melatih imajinasi serta kepekaan estetika anak. 

Dari sisi lingkungan, ecoprint mengajarkan pentingnya penggunaan bahan ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis yang berpotensi mencemari lingkungan. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar seni, tetapi juga nilai-nilai keberlanjutan.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga memiliki potensi dalam pengembangan ekonomi kreatif. Hasil ecoprint dapat dijadikan berbagai produk bernilai jual seperti tas, syal, atau hiasan kain yang memiliki nilai estetika tinggi. 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-Dik tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan serta apresiasi terhadap seni berbasis alam. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan.

Penulis: Nourma Ayu Sulistiyowati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *