Press ESC to close

Tim Pengabdian UMS Libatkan Warga Kaligentong Revitalisasi Agro Eko Wisata Gentong Kencono

Sukoharjo — Tim Pemberdayaan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Revitalisasi Agro Eko Wisata Gentong Kencono pada Sabtu (15/8/2026). Bertempat di Balai Desa Kaligentong, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, forum ini mempertemukan akademisi dan elemen masyarakat desa untuk memetakan kembali potensi wisata lokal.

FGD ini digagas sebagai langkah krusial dalam mengidentifikasi berbagai kendala sekaligus merumuskan solusi konkret. Tujuannya agar kawasan Agro Eko Wisata Gentong Kencono dapat beroperasi kembali secara penuh setelah sempat terhenti beroperasi akibat dampak pandemi Covid-19.

Kegiatan ini melibatkan tim pemberdayaan desa binaan UMS yang dihadiri oleh Prof. Suranto dan Prof. Muhtadi. Selain unsur perguruan tinggi, diskusi juga diikuti oleh jajaran perangkat Desa Kaligentong, mencakup Kepala Desa, BPD, pengurus Pokdarwis, hingga perwakilan pemuda Karang Taruna.

Jalannya diskusi dipandu oleh Agus Triyono yang mengawali sesi dengan memantik para peserta untuk menyampaikan dinamika serta hambatan yang dihadapi di lapangan. Pembahasan kemudian berlanjut secara interaktif dengan menggali aspirasi serta gagasan dari setiap unsur masyarakat demi mematangkan konsep revitalisasi kawasan wisata tersebut.

Kepala Desa Kaligentong, Slamet Sunardi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian akademisi terhadap pembangunan desanya. Ia berharap sinergi ini dapat membawa angin segar bagi perekonomian warga sekitar.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali agro eko wisata Gentong Kencono. Kehadiran UMS dan pemerintah tentunya memberikan manfaat yang sangat besar untuk kemajuan kami,” tegas Slamet.

Sementara itu, perwakilan Tim Pemberdayaan Masyarakat UMS, Prof. Suranto, menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mengelola objek wisata desa agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.

“Upaya revitalisasi tidak bisa mengandalkan kami dari Perguruan Tinggi saja, tetapi sangat butuh partisipasi dari masyarakat. Untuk itu, masing-masing pihak perlu memahami peran, fungsi, dan tanggung jawabnya. Jika ini sudah terjadi, maka kami yakin Gentong Kencono akan kembali hidup,” ujar Prof. Suranto. Kegiatan FGD ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) UMS yang kini telah memasuki pelaksanaan tahun ke-3, dengan fokus utama pada revitalisasi kawasan Agro Eko Wisata Gentong Kencono. Program ini berhasil terealisasi berkat dukungan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Tim pelaksana menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh pemerintah sehingga seluruh tahapan pengabdian dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

Dokumentasi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *