Press ESC to close

BIM University Hadirkan Harapan Baru Pendidikan Berkemajuan di Bali, KH Tafsir Ajak Muhammadiyah Bergerak Bersama


DENPASAR – Kehadiran Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) menjadi salah satu langkah Muhammadiyah dalam memperluas kiprah pendidikan tinggi di Bali. Untuk memperkuat keberadaan tersebut, warga Muhammadiyah diajak membangun dukungan dan kebersamaan agar BIM University dapat tumbuh menjadi perguruan tinggi yang berkemajuan.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Sosialisasi BIM University yang berlangsung di Mushola Ahmad Dahlan Denpasar, Ahad (4/10/2026). Kegiatan menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dr. KH. Tafsir, M.Ag., dan Rektor BIM University Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum.

Dalam tausiyahnya, KH. Tafsir menyoroti pentingnya kepemimpinan dalam mengembangkan gerakan Islam. Menurutnya, pemimpin memiliki peran strategis dalam menyatukan berbagai kekuatan sehingga gerakan dapat berjalan secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang luas.

“Kepemimpinan sangat penting untuk menyebarkan agama Islam. Dukung dan rangkul seluruh forum Muhammadiyah supaya bisa bertumbuh bersama,” ujar KH. Tafsir.

Ia menilai semangat saling mendukung dan merangkul perlu terus dikembangkan dalam tubuh Muhammadiyah. Kebersamaan tersebut tidak hanya penting dalam aktivitas organisasi, tetapi juga dalam pengembangan amal usaha, termasuk pendidikan tinggi.

Menurut KH. Tafsir, pendidikan merupakan salah satu instrumen penting untuk memperkuat dakwah dan menyiapkan generasi masa depan. Karena itu, keberadaan BIM University di Bali perlu mendapatkan perhatian dan dukungan bersama dari seluruh unsur Muhammadiyah.

Sementara itu, Rektor BIM University Prof. Dr. Harun Joko Prayitno menjelaskan perjalanan dan status BIM University dalam lingkungan persyarikatan. Ia menyampaikan bahwa sejak 21 April 2026, BIM University telah resmi menjadi kepemilikan Muhammadiyah.

“BIM University sejak 21 April 2026 sudah resmi menjadi kepemilikan Muhammadiyah. Ini menjadi bagian penting dari perjalanan BIM University untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi melalui pendidikan tinggi,” jelas Prof. Harun.

Prof. Harun juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan BIM University sebagai pilihan pendidikan bagi generasi muda. Ia berharap kampus tersebut dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi yang memiliki kompetensi akademik sekaligus nilai keimanan.

“Jika ingin anak, kerabat, dan saudara menjadi insan yang beriman, bisa berkuliah di BIM University,” tutur Prof. Harun.

Menurutnya, pengembangan BIM University membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Dukungan warga Muhammadiyah menjadi bagian penting untuk membangun kampus yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga memiliki kontribusi sosial dan keumatan.

Ketua PWM Bali Ir. Husnul Fahmi turut menguatkan ajakan tersebut. Ia meminta warga Muhammadiyah Bali memberikan dukungan terhadap BIM University agar perguruan tinggi tersebut dapat berkembang secara optimal.

“Mohon dukungannya terhadap BIM University supaya bisa berkembang dan berkemajuan bersama,” ujar Husnul Fahmi.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi energi bersama dalam memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah di Bali. BIM University diharapkan mampu berkembang sebagai pusat pendidikan yang terbuka, unggul, dan berkemajuan, sekaligus menjadi bagian dari penguatan dakwah Muhammadiyah di Bali.

Melalui Tabligh Akbar dan Sosialisasi BIM University, Muhammadiyah kembali menegaskan pentingnya sinergi antara kepemimpinan, pendidikan, dan gerakan persyarikatan. Kebersamaan seluruh elemen Muhammadiyah menjadi modal penting untuk membawa BIM University menuju perkembangan yang lebih kuat dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *