
Edukreatif.id, Wonogiri – Mahasiswa KKN DIK FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan peningkatan pemahaman Bahasa Jawa melalui media pembelajaran interaktif di SD Negeri 1 Ngadirojo Lor, Wonogiri, pada Selasa, 02 Februari 2026. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi siswa kelas III sebagai upaya meningkatkan pemahaman mereka mengenai aksara Jawa dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pretest sederhana berbentuk soal menjodohkan, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman awal siswa terhadap aksara Jawa. Dari hasil awal tersebut, terlihat bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam mengenali huruf dan sandangan Aksara Jawa.
Selanjutnya, mahasiswa KKN DIK memperkenalkan aplikasi pembelajaran berbasis game bernama Adventure Quest Aksara Jawa yang dapat diunduh melalui Play Store. Melalui aplikasi ini, siswa diajak belajar membaca aksara Jawa, mengenal sandangan, hingga berlatih menulis aksara Jawa secara langsung. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur suara yang membantu siswa mengenali pelafalan setiap huruf, sehingga proses belajar menjadi lebih mudah dipahami
Tidak hanya itu, aplikasi tersebut juga menghadirkan permainan edukatif berupa game petualangan. Dalam game tersebut, siswa harus menjawab pertanyaan seputar aksara Jawa dengan benar untuk melanjutkan perjalanan dan menemukan harta karun. Konsep belajar sambil bermain ini terbukti mampu meningkatkan minat dan keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Antusiasme siswa kelas III terlihat sangat tinggi. Mereka tampak bersemangat mencoba setiap fitur dalam aplikasi, saling berdiskusi, dan berani menjawab pertanyaan yang diberikan. Suasana kelas menjadi lebih hidup, dan siswa tidak merasa bosan saat mempelajari materi aksara Jawa yang sebelumnya dianggap sulit dan membosankan

Melalui kegiatan ini, Alifa Mukaromah mahasiswa KKN DIK FKIP UMS berharap pembelajaran Bahasa Jawa, khususnya aksara Jawa, dapat disampaikan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan sesuai dengan karakter dan kemampuan tiap siswa sekolah dasar. Pemanfaatan media interaktif diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal sekaligus meningkatkan pemahaman mereka secara berkelanjutan.”Ujarnya”
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN DIK FKIP UMS dalam mendukung pelestarian budaya daerah melalui inovasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah dasar.
Penulis: Shandy Yusril Fadlullah
Leave a Reply