
Edukreatif.id, Kuala Lumpur, Malaysia — Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di Sanggar Bimbingan (SB) Kepong, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini mengusung tema pengenalan teknologi VR dan literasi keuangan anak yang dirancang secara edukatif, interaktif, dan menyenangkan.
Kegiatan pengabdian ini melibatkan Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc.ITE, dosen PTI UMS, bersama Marcelin, mahasiswa PTI UMS yang saat ini juga sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SB Kepong, Malaysia. Program ini diikuti oleh sekitar 30 anak Indonesia yang berdomisili di Malaysia, serta didampingi oleh dua mahasiswa pendamping dari UMS dan Universitas Muhammadiyah Palembang, bersama pembina Sanggar Belajar Kepong.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan ice breaking untuk mencairkan suasana dan membangun kedekatan dengan anak-anak. Selanjutnya, dosen PTI UMS memperkenalkan tema kegiatan melalui pendekatan storytelling dan tanya jawab sederhana, guna menumbuhkan minat anak terhadap uang dan teknologi.
Pada sesi utama Literasi Keuangan Anak, peserta diajak memahami fungsi uang, perbedaan kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya menabung melalui cerita dan simulasi uang jajan. Anak-anak terlihat antusias saat berdiskusi dan memainkan peran dalam simulasi sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Setelah istirahat singkat, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR). Anak-anak diberi kesempatan mencoba langsung teknologi tersebut secara bergantian dengan pendampingan fasilitator. Melalui sesi ini, peserta tidak hanya mengenal teknologi masa depan, tetapi juga melihat potensi VR–AR sebagai media pembelajaran yang menarik dan inklusif.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan penutup, di mana anak-anak menyampaikan kesan mereka, dilanjutkan dengan pesan motivasi dan foto bersama.
Dosen PTI UMS, Hardika Dwi Hermawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan pendidikan bermakna hingga ke komunitas Indonesia di luar negeri.
“Anak-anak Indonesia di mana pun berada berhak mendapatkan akses pembelajaran yang relevan dengan tantangan masa depan. Melalui literasi keuangan dan pengenalan teknologi VR, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa belajar bisa menyenangkan dan membuka banyak peluang,”ujarnya.
Mahasiswa PTI UMS sekaligus peserta KKN di SB Kepong, Marcelin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam praktik pengabdian lintas negara.
“Saya belajar banyak tentang bagaimana menyampaikan materi teknologi dan keuangan dengan bahasa yang sederhana dan kontekstual. Melihat anak-anak antusias mencoba VR dan memahami konsep menabung menjadi pengalaman yang sangat berkesan,” tutur Marcelin.

Salah satu peserta kegiatan juga menyampaikan kegembiraannya mengikuti rangkaian acara.
“Aku senang sekali bisa main VR dan belajar soal uang. Sekarang aku tahu mana yang kebutuhan dan mana yang cuma keinginan,” ujar salah satu anak peserta dengan antusias.
Pembina Sanggar Belajar Kepong turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata perguruan tinggi terhadap pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia.
Melalui kegiatan ini, PTI UMS berharap dapat terus memperluas kolaborasi pengabdian masyarakat internasional, khususnya dalam bidang literasi digital, literasi keuangan, dan teknologi pendidikan, serta memberikan dampak berkelanjutan bagi komunitas Indonesia di luar negeri.
Leave a Reply