
Edukreatif.id, Wonogiri – Selasa (06/01/2026), peserta didik kelas IV SDN 3 Ngaglik Bulukerto melaksanakan kegiatan pemanfaatan ulang botol plastik bekas menjadi celengan serta pot tanaman. Seluruh siswa kelas 4 terlibat aktif di bawah bimbingan wali kelas sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Aktivitas tersebut dilaksanakan di ruang kelas dan area halaman sekolah pukul 09.00 WIB sampai 11.00 WIB. Program ini dirancang untuk menekan jumlah sampah plastik sekaligus mengasah daya cipta dan imajinasi anak. Kegiatan daur ulang ini merupakan bagian dari inisiatif sekolah bertema “Sekolah Hijau” yang diprakarsai oleh kepala SDN 3 Ngaglik Bulukerto. Para siswa diminta membawa botol plastik bekas minuman dari rumah kemudian diolah menjadi barang yang memiliki nilai guna dengan pendampingan guru dan wali kelas agar proses berjalan aman serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa sekolah dasar.
Sebelum diproses, botol plastik dicuci menggunakan sabun dan air hangat guna menghilangkan kotoran yang menempel. Tahap berikutnya, bagian atas botol dipotong untuk dijadikan pot bunga, sedangkan botol berukuran lebih kecil dimodifikasi menjadi celengan dengan menambahkan celah uang dari bahan kardus. Agar hasilnya lebih menarik, siswa menghias karya mereka memakai kertas berwarna dan stiker yang ramah lingkungan. Proses ini tidak hanya melatih keterampilan motorik, tetapi juga memperkenalkan konsep pemanfaatan kembali sampah plastik secara kreatif.

Dalam wawancara singkat di sela kegiatan, wali kelas IV Ibu Waranita Febianti Wijaya, S.Pd., menyampaikan bahwa para siswa menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi. “Anak-anak terlihat sangat antusias ketika mengubah sampah menjadi benda yang bermanfaat. Cara seperti ini efektif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini” tutur guru yang akrab disapa Ibu Tata tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda rutin bulanan agar siswa terbiasa mengelola sampah yang berasal dari lingkungan rumah tangga.

Ibu Tata turut mengimbau agar orang tua berperan aktif dengan membantu menyediakan bahan daur ulang dari rumah. Pernyataan tersebut menjadi sumber utama yang menegaskan dampak positif kegiatan terhadap pembentukan karakter siswa SDN 3 Ngaglik Bulukerto. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar sambil bermain, tetapi juga memahami siklus daur ulang plastik. Pot bunga hasil karya mereka akan diisi tanaman hias dan ditempatkan di halaman sekolah, sementara celengan dimanfaatkan untuk menabung dana kelas. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir setempat. Dalam jangka panjang, sekolah menargetkan terbentuknya generasi muda yang kreatif dan berwawasan lingkungan, serta berencana mengembangkan kegiatan daur ulang dengan memanfaatkan bahan lain seperti kardus dan kaleng. Program tersebut mendapat respons positif dari orang tua yang berharap kegiatan serupa diterapkan di seluruh jenjang kelas SDN 3 Ngaglik Bulukerto.
Penulis: Nurahmad Fauzi
Leave a Reply