Press ESC to close

Lewat Program Belajar Ceria, HMP Pendidikan Matematika UMS Ajak Anak-Anak Desa Sarimulyo Nikmati Matematika dengan Game

Edukreatif.id, Boyolali – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKIP UMS) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Belajar Ceria di Desa Sarimulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali. Program ini mengusung konsep Game Based Learning sebagai upaya menciptakan pembelajaran matematika yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Program “Belajar Ceria” dilaksanakan setiap hari Minggu dan dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan selama dua tahun. Anak-anak diajak belajar matematika melalui berbagai permainan edukatif, seperti puzzle matematika serta modifikasi permainan tradisional engklek dan ular naga berhitung. Kegiatan ini melibatkan dosen pendamping Christina Kartika Sari, S.Pd., M.Sc., perangkat desa, ibu-ibu PKK, dan Karang Taruna Desa Sarimulyo.

Penerapan Game Based Learning memberikan dampak positif terhadap minat belajar anak-anak. Mereka terlihat lebih antusias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Ketua Tim PPO HMP Pendidikan Matematika UMS, Rizky Habiballah Sakti Ramadhan, menjelaskan program ini bertujuan untuk membantu anak-anak Desa Sarimulyo lebih menyukai matematika dan mudah dalam memahami pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar mereka.

“Dengan menggunakan metode pembelajaran lewat Game Based Learning yang menarik, kami ingin anak-anak Desa Sarimulyo tidak lagi menganggap matematika itu menakutkan, sulit, dan tidak mudah dipahami,” jelasnya Selasa, (13/1/2026)

Sebagai puncak kegiatan, pada Minggu, 21 September 2025, HMP Pendidikan Matematika UMS mengadakan perlombaan berbasis Game Based Learning di Balai Desa Sarimulyo yang diikuti sekitar 50 anak. Kegiatan berlangsung meriah dan menjadi ajang untuk mengasah kemampuan berpikir anak-anak. Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Boyolali dalam menghadirkan pembelajaran yang ceria dan bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *