
Edukreatif.id, Surakarta, 13 Juni 2025 – Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Teknik Informatika, dan Teknik Elektro mengadakan Focus Grup Discussion (FGD) untuk membahas tindak lanjut dari PkM“Penguatan Literasi Jurnalistik Digital Berbasis Majalah Sekolah sebagai Pembentuk Jiwa Wirausaha Siswa SMK di Era Ekonomi Digital” yang didanai oleh Kemendikti Saintek melalui nomor kontrak 006/LL6/PM/AL.04/2025; 120.2/A.3-III/LPMPP/V/2025. PkM ini beranggotakan Dr. Main Sufanti, M.Hum., Drs. Agus Budi Wahyudi, .M.Hum., Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd., Olivia Septiana Setyo Wijayanti (Prodi PBSI), Umi Fadlilah, S.T., M.Eng., Muhammad Surya Fadlilah (Teknik Elektro), dan Shandy Yusril Fadlullah (PTI). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat, 13 Juni 2025.
FGD ini diselenggarakan sebagai langkah awal untuk merumuskan strategi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang direncanakan akan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Kartasura. Melalui forum ini, para anggota PkM berdiskusi secara mendalam guna menentukan arah, metode, serta tahapan implementasi yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. Main Sufanti, M.Hum., selaku ketua kegiatan, yang juga merupakan dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMS.

Dalam pembukaannya, Dr. Main menegaskan pentingnya integrasi antara literasi jurnalistik digital dengan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa SMK. “Majalah sekolah bukan lagi sekadar produk dokumentasi kegiatan siswa, melainkan dapat menjadi ruang aktualisasi kemampuan literasi digital yang bermakna dan bernilai ekonomis. Di era digital, siswa harus memiliki kepekaan media sekaligus keberanian untuk berwirausaha melalui karya-karya jurnalistik yang mereka hasilkan,” tuturnya.
Selanjutnya, dalam sesi diskusi teknis, Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd. memaparkan secara rinci rencana pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ia menjelaskan tahapan-tahapan pelaksanaan yang mencakup persiapan materi, pembagian peran tim, serta strategi pendekatan kepada mitra sekolah.

Selain itu, Eko juga menjabarkan tugas dan tanggung jawab masing-masing peserta dalam tim pengabdian, mulai dari koordinator lapangan, pemateri, dokumentator, hingga penanggung jawab luaran. Penugasan tersebut dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan kompetensi masing-masing anggota.
Dalam penjelasannya, Eko menegaskan pentingnya pelaksanaan program yang berjalan secara seimbang dan terintegrasi dengan capaian luaran yang telah dijanjikan, baik dalam bentuk publikasi, video kegiatan, maupun berita dan lain-lain. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi tim dan kedisiplinan terhadap jadwal akan menjadi kunci keberhasilan program pengabdian ini.
Penulis: Eko Purnomo (Dosen Bahasa Indonesia LBIPU UMS/Mahasiswa PBIPD UMS)
Leave a Reply